Perkembangan teknologi dari web 1.0 ke web 2.0 telah melahirkan social media. Perkembangannya cukup drastis, bahkan facebook saat ini sudah mencapai jumlah pemakai sebanyak 500 juta.
Dari video di bawah bisa dilihat statistik pemakai social media saat ini,
Dari video tersebut juga kita simak bahwa social media bukan hanya untuk iseng saja, tapi juga membawa perubahan yang cukup mendasar tentang bagaimana seseorang berinteraksi.
Termasuk dalam hal ini untuk pembelajaran, social media juga sangat mungkin dimanfaatkan. Seperti yang kita tahu, wikipedia mempuyai jutaan artikel yang bisa dijadikan sebagai bahan referensi (walaupun ada sebagian kalangan di wilayah akademis yang tidak sepakat dengan ini). Atau dengan twitter orang dengan mudahnya sharing pengetahuan mereka, bahkan ada trend baru membuat semacam postingan berseri yang diistilahkan dengan #kultwit.
Melihat fenomena ini, social media sudah membawa perubahan fundamental dalam pembelajaran jarak jauh atau sering kita sebut e-learning. Dari semula e-learning fokus kepada konten dengan adanya social media maka fokus e-learning adalah kepada manusianya serta interaksi yang dilakukan oleh orang-orang yang ada didalamnya. Konten bisa dilahirkan oleh semua orang, dan tentunya pengetahuan yang ada juga akan semakin kaya.
Pertanyaan terbesar, apakah insan akademis, terutama lembaga formal akan bisa memanfaatkannya dengan baik?

